Masa Kecil Yang Kelam

Masa Kecil Yang Kelam

Ketika aku masih sangat kecil mungkin saat itu masih berusia 5 tahun, saya memiliki masa kecil yang kelam. Dimana hingga sekarang ini kisah buruk nan pernah terjadi pada ku menjadi ingatan menyakitkan, sehingga sekarang berjuang menggapai impian menjadi orang sukses. Ketika duduk dibangku SD dulu tidak seperti anak kecil lainnya, bisa minum susu sehat & sarapan yg enak setiap harinya. Sebelum bisa berangkat sekolah adik ku Vanessa dan aku harus mencari buah singkong untuk direbus, sebagai makanan dipagi hari sebelum pergi menuntut ilmu ke sekolah.

Pada siang hari sebelum pulang sekolah kami tidak bisa makan, karena tidak diberikan uang jajan. Maka jika lapar ketika sedang jam istrahat hanya bisa melihat teman-teman menikmati makan siang dengan uang jajan yang mereka miliki. Hingga kami beranjak memasuki Sekolah Menengah Pertama, untuk bisa bertahan hidup serta mampu membayar uang sekolah. Setiap pulang dari sekolah aku dan Vanessa sama-sama pergi lanjut bekerja kesebuah pabrik kue. Disana kami kerja paruh waktu untuk mendapatkan uang sebagai modal biaya sekolah.

Berjuang Dari Masa Kecil Yang Kelam Hingga Menjadi Sukses

Memang kehidupan kami sangat keras, namun dengan seperti ini kami telah belajar banyak tentang cara bertahan hidup. Dibangku SMA aku & Vanessa masuk pada akademik sekolah yang berbeda, dimana dia mendapatkan beasiswa dari sekolah atas prestasi yang dia dapatkan dari nilai peringkat SMP nya dulu. Aku merasa bangga kepadanya, kemudian setelah lulus juga dia telah masuk dalam salah satu program pemerintah untuk lanjut kuliah diluar negeri sebagai engineering consultant. Setelah berhasil menyelesaikan kuliahnya di Inggris, Vanessa pun pulang ke Indonesia. Namun ada sesuatu yang telah berubah darinya, tetapi ini belum menjadi hal buruk bagi kami.

Masa Kecil Yang Kelam

Adik ku Vanessa kini menjadi salah satu pemain judi online resmi, dimana setiap kali ada waktu luang santai dia menjadikan permainan ini untuk menghilangkan rasa stress. Gajih atau pendapatannya sekarang ini cukup besar, di telah mendirikan usaha toko besar dan perusahaan kecil untuk menjadi usaha aku dan keluarga kecil kami. Sekarang untuk membeli makanan yg enak sudah tidak terhalang biaya lagi, bahkan kami sering melakukan tour ke Jepang keluar negeri menggunakan uang dari penghasilan usaha dididrikan oleh Vanessa. Jika mengenang perjuangan masa lalu dulu, terkadang hati menjadi sedih tetapi juga tidak lupa sembari merasa beryukur atas kesuksesan sekarang ini.